Rabu, 10 Juni 2015

Si Brengsek (lagu GD)

Ketika sedang berjalan-jalan, tak sengaja aku bertemu pacarmu (Ya aku melihatnya)
Ternyata perkiraanku benar (Aku sudah mengatakannya padamu)
Dia melepas cincin yang kau berikan dan merangkul orang lain
Aku tak akan membahasnya lebih jauh
Aku tak ingin menyakitimu

Tapi kau justru membenciku (Kenapa?)
Kau mengatakan dia tak mungkin melakukan hal itu (Ya Kau memang benar)
Aku menyadari kau sedang marah
Jadi aku mengatakan bahwa yang aku lihat saat itu adalah orang lain
Ya, aku akan berbohong untukmu (maafkan aku)

Aku membenci dirimu yang tak bisa memahami perasaanku
Aku benci penantian ini
Kumohon mulai saat ini tinggalkanlah dia
Ketika kau bersedih, aku merasa seperti mati.. Sayang

Apa yang Si Brengsek itu miliki dan tak ada padaku?
Kenapa aku tak bisa memilikimu?
Si Brengsek itu tidak mencintaimu
Sampai kapan kau akan menangisinya seperti orang bodoh?

Kau terlihat bahagia ketika membicarakan dirinya (Kau bahagia)
Kau terlihat baik semenjak tertawa seperti itu (Aku bahagia)
Kau berkata bahwa kau sangat mencintainya
Dan akan terus begitu selamanya
Kau percaya pada akhir yang bahagia (Aku tak tahu harus berkata apa lagi)

Semua temanmu mengenalnya dengan baik (Ya mereka sudah tahu)
Kenapa hanya dirimu yang tidak bisa mengetahui apa yang sudah diketahui orang lain? (Begitulah dirimu)
Mereka berkata cinta itu buta, Oh sayang.. Kau terlalu buta
Aku sungguh berharap kalian akan berpisah

Mobil mahal, pakaian mewah, restoran berkelas
Itu semua cocok denganmu
Tapi Si Brengsek itu tak pantas untukmu
Dia sungguh tak pantas untukmu
Senyumannya untukmu hanyalah senyum palsu
Dia membelai rambut dan menyentuh pipimu
Tapi sebenarnya dia juga sedang memikirkan gadis lain
Kenapa dia tega melakukan hal itu? Semua itu seperti dosa
Sebanyak air mata yang kau teteskan, aku akan memperlakukanmu lebih baik.. Sayang..
Rasa sakit yang kau simpan sendiri, maukah kau membaginya padaku, Sayang?
Pandanglah aku, kenapa dirimu tak tahu bahwa cintamu adalah aku?
Kenapa hanya dirimu yang tidak menyadarinya?

cerita singkat denganmu..

Hujan turun saat aku masih melakukan perjalanan pulang kuliah, ku menoleh kiri-kanan banyak orang berteduh, aku lewati saja, tiba-tiba aku ingat wajah itu. aku kembali ke situ.

Nayom : oi..
Fitri : oh kamu?
Nayom : iya aku, kamu pulang sekolah juga jam segini, emm..
Fitri : ...
Nayom : balas smsku.
Fitri : iy.
Nayom : kamu ini di sms maupun di tatap muka tetap bertahan dengan kata "iy".
Fitri : maksudnya?
Nayom : jangan menjawab seperti itu lagi, aku hampir gila karena tidak tau harus menjawab apa setelah itu.
Fitri : kamu ini aneh.
Nayom : tetap balas smsku.
Fitri : em.
Nayom : aku tidak pernah melihatmu tersenyum.
Fitri : aku senyum, kamu aja yang gak pernah tau.
Nayom : benar, aku tidak pernah tau makanya aku menyuruhmu balas smsku.
Fitri : memangnya kenapa?
Nayom : ada banyak pertanyaan yang ingin aku tanyakan.
Fitri : aku paling malas diwawancara.
Nayom : jangan kawatir, semua pertanyaanku akan selesai dengan satu kata.
Fitri : pertanyaan apa itu?

Masih berteduh di depan toko, bersama banyak orang. hujan masih turun, sangat deras. Orang-orang lain saling bercakap-cakap untuk menghilangkan kejenuhan.

Nayom : dapatkah kita saling mengenal? dapatkah kita selalu seperti ini? bersama seperti ini? dapatkah kita berfoto bersama? dapatkah kita pergi ke suatu tempat? berdua? dapatkah kamu menyukaiku?
Fitri : ...
Nayom : apa lagi aku mulai menyukaimu.
Fitri : ...
Nayom : oi.. sudahlah jangan menatapku seperti itu, aku ini memang tampan.
Fitri : ah benar-benar (tersenyum)
Nayom : ini pertama kalinya aku melihat tersenyum.
Fitri : sudahlah..
Nayom : ayo pulang!
Fitri : pulang? ini masih hujan, apa kamu mau basah semua?
Nayom : (senyum) ahh,, kamu menghawatirkanku ya?
Fitri : tidak, aku hanya tidak mau buku-buku dalam tas jadi basah.
Nayom : pakailah jas hujan ini.
Fitri : kamu bawa jas hujan tapi ikut berteduh di sini?
Nayom : sudahlah kamu mau pulang tidak? sebentar lagi sudah jam 17:00.
Fitri : kamu bagaimana? kita kan naik motor yang berbeda.
Nayom : jangan kawatirkan aku, aku titip tas saja, aku ingin menikmati hujan, karena hujan ini kamu tertahan di sini, karena hujan ini aku melihatmu.
Fitri : sudah aku bilang aku tidak kawatir (tersenyum).

Pulang bersama, di atas motor yang berbeda, tapi tetap di bawah hujan yang sama.

Nayom


ahh.. akhirnya wajah tampanku membuat masalah :)

maksudku..

Jika jalanmu terasa begitu sulit, tetaplah di sana..
biar aku yang datang ke sisimu,
aku merindukanmu..

nae ya..



















ini aku J

sebenarnya aku ingin sekali menyapamu, mempunyai bahan yang bisa dibicarakan denganmu, tapi haruskah aku  mendorongmu supaya bisa memegang tanganmu. aku tidak tau bagaimana mengatakannya, tapi aku senang satu kelas lagi denganmu dan aku sedih saat kelas itu berakhir, aku memang lebih muda darimu tapi bisakah kamu menyukaiku?
aku menyukaimu
#J

For You J

Aku ingin kau menerima seluruh hatiku
Aku ingin kau mengerti di jiwaku hanya kamu
Namun bila kau tak bisa menerima aku
Lebih baik ku hidup tanpa cinta
...
bodohkah diriku?
#Je

Hey J

Hey J, look at me
after you left, it ain't the same
i'm not what i used to be
it hurt so much, you know
i need you girl
always, all time.. this love..